Pemain dengan Posisi Gelandang Tengah Terbaik Dunia

Gelandang Tengah Terbaik

Dalam permainan sepak bola, pemain tidak hanya memiliki tugas untuk mencetak gol semata. Melainkan tugas satu pemain berbeda-beda tergantung dengan posisi yang ditempati. Ada yang bertugas mengeksekusi bola hingga tercipta gol, ada yang bertugas memberikan umpan balik. Serta terdapat juga pemain gelandang tengah terbaik dengan tugas menghalau serangan lawan.

Pasalnya posisi gelandang merupakan garda terdepan untuk menghadang laju bola yang diluncurkan oleh tim lawan. Meskipun posisi tersebut tidak sepopuler posisi penyerang, namun beberapa nama pemain gelandang berhasil mendunia karena prestasi dan juga kemampuan yang dimiliki. Berikut jajaran pemain sebagai gelandang tengah yang mendapatkan predikat terbaik dunia:

1. Roy Keane

Pemain ini menjadi salah satu gelandang tengah terbaik dalam ajang Premier League. Roy Keane juga membuat posisi gelandang menjadi lebih diperhitungkan dalam permainan sepak bola. Disamping itu, Keane juga seorang pemain andalan dalam klub sepak bola Manchester United. Karena kemampuannya dalam membuat tekel keras dan juga menciptakan pola permainan yang cukup agresif.

Peran dari pemain ini cukup penting dalam klub sepak bola Manchester United untuk mengambil bola yang dikuasai tim lawan. Dengan klub ini juga Keane mampu mengoleksi gelar kejuaraan di ajang Premier League. Selain hal itu, Keane juga menunjukkan prestasi lainnya dengan masuk dalam jajaran pemain terbaik menurut PFA.

2. Lothar Matthaus

Dengan berhasil mendapatkan gelar Ballon d’Or membuat pemain sepak bola terbaik ini menjadi salah satu pesepak bola legendaris. Dimana pemain asal Jerman ini mampu mendominasi permainan dalam beberapa pertandingan yang dilaluinya. Seperti misalnya saat membela Timnas Jerman dan juga klub sepak bola Bayern Munchen.

Pasalnya pemain ini dikenal dengan kemampuanya dalam membaca arah gerak yang dimainkan oleh tim lawan dan juga kecerdasan dalam mengambil keputusan saat berlaga. Diantara prestasi yang pernah diraihnya meliputi berlaga dalam ajang piala dunia sebanyak 5 kali dalam. Waktu yang berbeda. Bahkan pemain sepak bola Diego Maradona menganggap bahwa pemain ini merupakan musuh bebuyutannya.

3. Didier Dechamps

Pemain yang berhasil mencatatkan namanya dalam gelandang tengah terbaik dunia ini pernah bertugas sebagai kapten dari Timnas Prancis. Yang sekaligus membawa nama negara tersebut sebagai pemenang piala dunia pada tahun 1998. 

Peristiwa tersebut terulang kembali pada tahun 2018 yang lalu dengan Decepticons menempati posisi sebagai pelatih Timnas yang sama. Pemain ini juga kerap dijuluki sebagai pemain pengangkut air karena kemampuannya dalam menghalau laju bola yang diberikan lawan.

4. Sergio Busquets

Pemain yang tengah memperkuat klub sepak bola Barcelona ini dikenal sebagai pemain yang berani mengambil resiko guna tercipta pola permainan yang indah. Disamping itu, pemain yang masuk dalam Timnas Spanyol ini juga mampu memberikan peluang besar bagi posisi penyerang untuk melancarkan aksinya. Pemain ini mampu dalam membuat umpan yang cukup mudah sekaligus tepat sasaran untuk melakukan penyerangan.

5. Claude Makalele

Klub sepak bola Real Madrid memang tercatat banyak memiliki pemain gelandang tengah terbaik salah satunya adalah Claude Makelele. Pasalnya pemain ini memiliki kemampuan dalam positioning yang luar biasa. Kemampuan lain yang dimiliki oleh pemain ini adalah skill tekel yang bisa dibilang sempurna, kreatif dalam mengolah pola permainan, serta kelincahannya dalam merebut bola lawan.

Demikian ulasan tentang 5 pemain yang berhasil menjadi gelandang tengah terbaik dunia. Beberapa pemain di atas memiliki kemampuan yang cukup beragam dalam mengolah si kulit bundar supaya tercipta alur permainan yang menarik.

7 Pemain Persebaya yang Baru Musim 2020/2021

Pemain Persebaya yang Baru

Persatuan Sepak Bola Surabaya (Persebaya) merupakan klub sepak bola asal Surabaya yang didirikan pada 18 Juni 1927. Berdasarkan Football Database, klub yang dijuluki Bajul Ijo ini secara nasional menempati peringkat 12 dengan perolehan poin sebesar 1294. Untuk meningkatkan performanya, ada beberapa pemain Persebaya yang baru yang dibeli pada bursa transfer awal musim.

Dalam klub sepak bola, bursa transfer menjadi sangat penting karena dapat menentukan masa depan sebuah klub. Di sini, pemain profesional sepak bola yang masih terikat kontrak dapat berpindah ke tim lain dengan persyaratan yang telah disetujui kedua pihak. Berikut beberapa pemain baru Persebaya pada awal musim 2020/2021:

1. Makan Konate

Makan Konate adalah pemain sepak bola asal Mali yang saat ini bergabung dengan klub sepak bola Persebaya sebagai gelandang. Sebelum bergabung dengan Persebaya pada tahun 2020, Konate merupakan pesepak bola yang tergabung dalam klub Arema FC sejak tahun 2018. Kejuaraan yang pernah diraih oleh Konate yaitu Malian Premiere Division dan Indonesia Super League.

2. Mahmoud Eid

Mahmoud Eid merupakan penyerang asal Palestina yang bergabung dengan klub sepak bola Persebaya sejak musim kemarin. Pemain bernomor punggung 9 ini mampu menampilkan permainan yang luar biasa saat bermain di Liga 1 musim 2020/2021. Sebelum ditransfer ke Persebaya pada tahun 2020, Eid tergabung dalam klub sepak bola Kalmar FF pada tahun 2016 sampai 2019.

3. Patrick Wanggai

Patrick Wanggai adalah pemain Persebaya yang baru yang ditransfer dari klub sepak bola Kalteng Putra pada tanggal 7 Januari 2020. Posisi utamanya dalam tim yaitu sebagai centre-forward dan menempati posisi lain sebagai left winger dan right winger. Data Statistik karir mencatat Patrick Wanggai telah bermain sebanyak 82 kali dengan mencetak 17 gol dan 6 umpan gol.

4. Angga Saputra

Angga Saputra merupakan goalkeeper asal Sidoarjo yang bergabung dengan klub sepak bola Persebaya sejak 28 Januari 2020. Dirinya merupakan pemain sepak bola Persikabo yang ditransfer pada musim ini untuk membela Persebaya di Liga Indonesia. Total permainan yang telah dilakoni oleh Angga Saputra yaitu sebanyak 62 kali dengan perolehan 19 kali tidak kemasukan gol.

5. Arif Satria

Arif Satria merupakan pemain sepak bola posisi centre-back klub Persebaya yang baru bergabung pada tanggal 2 Januari 2020. Sebelum bergabung dengan Persebaya, Arif Satria bergabung dengan klub sepak bola Persela Lamongan pada musim 2017/2018. Arif telah mengikuti pertandingan sebanyak 63 kali dan mencetak gol sebanyak 2 kali dan umpan gol 1 kali.

6. Nasir

Nasir adalah pemain sepak bola asal Tuban yang saat ini bergabung dengan klub sepak bola Persebaya sejak 22 Januari 2020. Di dalam klub, Nasir menempati posisi utama sebagai left-back dan menempati posisi lain sebagai left winger atau left midfield. Nasir juga pernah bergabung dengan beberapa tim sepak bola seperti Madura U. Youth, Persatu, dan Arema FC.

7. Bayu Nugroho

Bayu Nugroho adalah pemain sepak bola klub Persebaya yang menempati posisi utama sebagai central midfield. Selain bertugas sebagai central midfield, Bayu seringkali ditempatkan sebagai right winger dan attacking midfield. Dirinya merupakan pemain transfer dari klub sepak bola PSIS Semarang pada tanggal 2 Januari 2020 yang telah melakukan permainan sebanyak 65 kali.

Demikianlah informasi mengenai beberapa pemain Persebaya yang baru yang dibeli pada bursa transfer awal musim 2020/2021. Persebaya merupakan klub sepak bola asal Surabaya yang secara nasional menempati peringkat 12 dengan perolehan poin sebesar 1294. Pemain sepak bola yang baru saja ditransfer ke Persebaya tentu saja memiliki prestasi yang luar biasa dan menjadi penentu klub di masa depan.

Mengenal 5 Pemain Bola Wanita Tercantik Asal Indonesia

Pemain Bola Wanita

Permainan sepak bola yang biasanya dimainkan oleh pria ini, saat ini dimainkan oleh wanita juga. Apalagi paras pemain bola wanita ini sangat mengagumkan bagi kaum pria. Kecantikan dan mempesonanya pemain-pemain wanita ini membuat para pria jatuh hati padanya. Berikut ini 5 pemain asal Indonesia paling cantik yang memikat hati penggemarnya.

1. Portia Fischer

Pemain sepak bola bertalenta dengan nama Portia Fisher ini merupakan keturunan Indonesia dan Amerika Serikat. Wanita cantik ini dari kecil tinggal di Amerika Serikat, namun namanya melambung di Indonesia. Hobinya yang senang dengan tantangan dan aktivitas fisik membuatnya terjun menjadi pemain bola di Indonesia. Kemampuan Portia banyak menjadi bahan pertimbangan.

Berprofesi sebagai bek, ternyata dari kecil sudah bercita-cita menjadi pemain sepak bola. Apalagi keinginannya didukung oleh keluarganya sebagai penggemar permainan ini. Wanita yang bergabung pada timnas Indonesia putri U-16 ini masih menjadi cadangan. Namun selalu mengasah kemampuannya guna menjadi pemain handal dan dapat mengharumkan nama Indonesia.

2. Hanipa Halimatussadiyah

Wanita yang lahir pada tahun 2003 di Jawa Barat ini menjadi sorotan karena cara memainkan bolanya sangat mengagumkan. Pada permainan sepak bola dengan posisi pemain tengah, menjadikan banyak pria jatuh hati padanya. Gadis yang berusia 17 tahun lebih ini bergabung pada timnas Indonesia putri U-15.

Banyak lika-liku yang dihadapi oleh Hanipa dalam mencapai posisinya saat ini. Semangat, usaha, kerja keras dan motivasi yang di pegang olehnya membuat Hanipa dapat bertahan sebagai pemain sepak bola saat ini. Keinginan terbesarnya adalah membela timnas Indonesia dan saat ini kebolehannya memainkan bola saat di lapangan menjadi lirikan kaum adam.

3. Zahra Muzdalifah

Pemain persija dengan nomor punggung 9 berhasil menyita banyak perhatian kaum pria karena parasnya yang cantik dan caranya bermain menawan. Sebagai pemain bola wanita yang memiliki banyak penggemar ini, sangat senang berlatih guna meningkatkan kemampuannya dalam bermain di lapangan hijau. Wanita yang lahir di Jakarta saat ini berusia 19 tahun.

Sepak bola yang digeluti oleh Zahra sejak usianya 7 tahun ini membuahkan hasil yang membanggakan atas usaha dan kerja kerasnya. Banyak kompetisi yang dilalui oleh sang primadona ini. Posisinya sebagai penyerang membuatnya optimis tidak ada yang tidak mungkin selagi mau berusaha. Zahra juga kapten di timnas sepak bola putri Indonesia.

4. Safira Ika Putri

Berposisi sebagai pemain belakang, gadis kelahiran Bangka Belitung pada tahun 2003 ini sangat menarik bagi kaum pria karena kecantikannya. Banyak prestasi yang telah diraihnya. Kebolehannya memainkan bola di lapangan hijau sangat menakjubkan. Pemain ini telah memperkuat timnas Indonesia putri dan persikabo kartini.

Perkembangan dunia sepak bola yang menghadirkan pemain wanita cantik ini sangat membantu Indonesia dalam mengembangkan sepak bola putri tanah air. Ika tidak hanya cantik, namun sangat lihai dalam memainkan bola di lapangan hijau. Hal ini menjadikannya masuk ke dalam top score, karena potensinya mampu untuk berkolaborasi dalam membuat konten digital.

5. Basia Putri

Wanita yang berusia 21 tahun ini memiliki kecantikan yang luar biasa sebagaimana kepandaiannya dalam memainkan bola. Tidak heran jika banyak pria yang tergila-gila dengan pemain sepak bola satu ini. Banyak tantangan yang telah dihadapi oleh Basia Putri guna mencapai posisinya saat ini.

Sebagai pemain bola di persija Jakarta ini sudah senang bermain bola sejak kelas 2 SD. Keinginannya menjadi pemain sepak bola membuahkan hasil yang mengagumkan baginya. Kerja keras dan usaha menghadapi tantangan yang ada, serta belajar adalah kunci bagi pemain kelahiran Jakarta ini.

Itulah profil 5 pemain bola wanita yang paling mencuri hati pria. Kecerdasannya dalam memainkan bola menjadikannya primadona lapangan. Banyak hal positif yang dapat diambil pelajaran bagi para penggemar sepak bola untuk menggapai cita-cita.

Deretan Juara Piala AFC Terbanyak Sepanjang Sejarah

Juara Piala AFC

AFC merupakan kompetisi antar klub yang berada di kawasan benua Asia. Dari Awal Berdiri di tahun 2004, kompetisi ini telah banyak memunculkan banyak juara piala AFC. Siapakah negara-negara yang pernah menjuarai piala AFC terbanyak sepanjang sejarah ? Bisa disimak dalam ulasan berikut ini. Diantaranya :

1. Al Kuwait SC

Klub asal Kuwait ini pertama memenangkan juara piala AFC di tahun 2009. Disusul kemenangannya yang lain di tahun 2012. Kemudian di tahun berikutnya, yaitu tahun 2013, klub ini kembali meraih juara. Tercatat sudah 3 kali kemenangan yang diraih oleh klub Al-Kuwait ini.

Selain memenangkan kejuaraan AFC, di Kuwait sendiri, klub ini telah memenangkan klub primer Kuwait sebanyak 10 kali kemenangan. Untuk juara AFC sendiri, selain sebagai juara pertama, Al Kuwait juga pernah menjadi runner up setelah dikalahkan Nasaf Qarshi di tahun 2011.

2. Al Quwa Al Jawiya

Al Quwa Al Jawiya bermarkas di distrik Rusafa, kota Baghdad, Irak. Didirikan pada tahun 1931, dan merupakan salah satu klub tertua yang ada di negara Irak. Di negara asalnya ini, Al Quwa Al Jawiya menjadi klub yang tersukses, dengan memenangkan liga premier Irak hingga 6 kali.

Sementara di kompetisi AFC, klub ini telah memenangkan hingga 3 kali berturut-turut. Tercatat antara tahun 2016, 2017 dan 2018, Al-Quwa Al-Jawiya berhasil menorehkan namanya menjadi juara piala AFC. Karena kemenangan ini juga. Al Quwa Al Jawiya menjadi klub yang paling sukses di sepanjang sejarah kompetisi AFC.

3. Al Faisaly

Klub Al Faisaly pertama kali memenangkan juara piala AFC di tahun 2005. Kala itu, klub ini berhadapan dengan Al Nejmeh di final. Namun kemudian, pertandingan dimenangkan oleh Al Faisaly dengan skor 4-2. Namun kemenangan ini bukanlah yang terakhir.

Karena di  tahun berikutnya, klub ini juga memenangkan piala AFC untuk kedua kalinya. Yaitu di tahun 2006, dimana klub ini berhadapan dengan Al Muharraq, klub asal Bahrain. Di negara asalnya yaitu Arab Saudi, klub Al Faisaly merupakan klub profesional yang berdiri pada tahun 1954. Dan telah memenangkan banyak kejuaraan dari berbagai kompetisi di Arab Saudi.

4. Al Qadsia

Satu lagi klub asal Kuwait yang pernah menjadi juara di kompetisi AFC. Nama klubnya adalah Al Qadsia. Klub ini memenangkan kompetisi AFC di tahun 2014. Meskipun hanya meraih satu kali kemenangan, namun Al Qadsia berhasil membuktikan kemampuannya dalam ajang kompetisi antar klub di kawasan benua Asia ini.

Al Qadsia sendiri pertama kali didirikan pada tahun 1960. Klub ini menjadi klub yang paling diperhitungkan di Kuwait. Mengingat kemenangannya pada liga primer Kuwait yang telah mencatat rekor hingga 13 kali juara. Selain itu, klub ini juga menjadi klub yang banyak memainkan pemain muda yang berbakat sebagai anggota timnya.

5. Al Muharraq

Setelah gagal meraih juara di tahun 2006, saat berhadapan dengan Al Faisaly. Di tahun 2008, Al Muharraq akhirnya bisa merasakan menjadi juara AFC. Kala itu, Al Muharraq berhadapan dengan Safa Beirut di final. Dengan skor 5-1.

Klub Al Muharraq berasal dari negara Bahrain. Didirikan pada tahun 1928, dan merupakan salah satu klub tertua dan terbesar di negara asalnya tersebut. Dalam liga primer Bahrain, klub ini telah memenangkan kompetisi sebanyak 35 kali.

6. Johor Darul Takzim

Jika sebelum-belumnya juara AFC dipegang oleh klub asal negara kawasan Arab saja. Maka di tahun 2015, klub asal Malaysia mematahkan mitos tersebut. Johor  Darul Takzim merupakan satu-satunya klub di kawasan Asia Tenggara yang menjadi juara AFC. Setelah sebelumnya mengalahkan Istiklol dengan skor 1-0.

Johor Darul Takzim sendiri merupakan klub asal Malaysia, yang bermarkas di Johor. Klub yang juga dijuluki harimau selatan ini juga menjadi klub profesional yang ada di Malaysia. Didirikan pertama kali pada tahun 1972, Johor Darul Takzim kini menjadi klub yang paling diperhitungkan di negara tersebut.

Demikian deretan juara piala AFC terbanyak di sepanjang sejarah kompetisi ini berlangsung. Mungkin saat ini, juara AFC masih dipegang oleh negara-negara di kawasan Arab. Namun semoga saja untuk ke depannya, ada lagi klub-klub dari Asia Tenggara yang meraih gelar juara kompetisi ini. Selain Johor Darul Takzim tentunya.

Daftar Pemain PSG dengan Rekor Transfer Tertinggi

Daftar Pemain PSG

Paris Saint-Germain Football Club atau biasa disebut Paris Saint-Germain (PSG), merupakan klub asal Perancis yang bermain di Ligue 1. Klub yang berjuluk The Parisians atau The Red and Blues ini didirikan pada 12 Agustus 1970. PSG menjadi salah satu klub terkaya yang selalu melakukan transfer gila. Siapa saja daftar pemain PSG dengan rekor transfer tertinggi? Berikut ulasan lengkapnya!

1. Neymar (€222 juta)

Neymar da Silva Santos Júnior atau Neymar merupakan pemain yang berposisi Left Winger. Pemain ini didatangkan pada musim 2017-18 dari FC Barcelona (La Liga). Neymar ketika itu berusia 25 tahun dan masih menjadi skuad utama Barcelona. Pemain berkebangsaan Brasil ini didatangkan dengan nilai €222 juta, dan menjadi yang tertinggi di dunia.

Di musim pertamanya Neymar tampil cukup memuaskan dengan mencetak 28 gol dan 16 assist dari 30 pertandingan di semua kompetisi bersama PSG. Neymar berhasil mengantarkan PSG memenangkan Piala Liga, Piala Prancis, dan Piala Coupe de la Ligue di Musim tersebut. Hingga kini, nilai transfernya tetap menjadi rekor tertinggi.

2. Kylian Mbappé (€145 juta)

Kylian Mbappé Lottin atau Kylian Mbappé berposisi sebagai Centre-Forward. Mbappé digadang-gadang menjadi salah satu calon pemain terbaik dunia. Mbappé didatangkan dari AS Monaco pada musim 2018-19. Keberanian PSG dalam memberikan harga tinggi kepada Monaco saat itu, menjadikan Mbappé sebagai pemain termahal kedua setelah Neymar dan salah satu daftar pemain PSG dengan rekor transfer tertinggi.

Potensi yang sangat besar, dengan usia 19 tahun kala itu, menjadikan PSG berani menggelontorkan uang senilai €145 juta untuk biaya transfer. Potensi Mbappé dilihat dari gelar individu yang telah banyak diraih yaitu, Winner of Ligue 1 “Young Player of the Year” Award (2016–17), (2017-18), Winner of “Golden Boy” Award (2017), Winner of the “Kopa Trophy” Award (2018), Winner of “FIFA World Cup Best Young Player” Award (2018), Winner of “French Player of the Year” Award (2018).

3. Edinson Cavani (€64.5 juta)

Edinson Cavani mungkin menjadi pembelian tertinggi PSG selanjutnya. Meskipun terpaut cukup jauh dengan Mbappé dan Neymar, namun nilai ini tetap sangat tinggi bagi transfer pemain pada umumnya. Cavani didatangkan PSG pada musim 2013-14 dari SSC Napoli. Cavani saat itu berusia 26 tahun dan berposisi sebagai Centre-Forward.

Nilai yang dikeluarkan PSG untuk pemain berkebangsaan Uruguay ini bukan tanpa alasan. Pasalnya, Cavani berhasil menjadi top-skor bagi Napoli di Serie A dengan 29 gol. Di musim pertamanya, Cavani berhasil mencetak 16 gol dan 5 assist dari 30 pertandingannya di Ligue.

4. Ángel Di María (€63 juta)

Ángel Di María, memiliki nilai transfer yang terpaut sedikit dengan Cavani yaitu senilai €63 juta. Di María didatangkan dari Manchester United pada musim 2015-16. Merupakan pemain yang berposisi sebagai Right Winger. Di María merupakan pemain sayap yang mampu bermain di kedua sisi, dengan kecepatan, kecerdikan, dan kreativitasnya dalam menyerang.

Di Manchester United, Di María dinilai kurang maksimal, dengan beberapa kali cedera dan performa yang kurang memuaskan. The Daily Telegraph bahkan berani menyebut Diri María sebagai rekrutan terburuk musim ini. Namun, musim pertamanya di PSG, pemain berkebangsaan Argentina ini langsung menunjukkan tajinya dengan memecahkan rekor assist (18) di Ligue 1 dalam satu musim.

5. Mauro Icardi (€50 juta)

Mauro Icardi merupakan rekrutan terbaru PSG untuk musim 2019-20. Pemain ini berposisi sebagai Centre-Forward. Icardi didatangkan dari Inter Milan di usia 27 tahun dengan harga €50 juta. Di Inter, Icardi merupakan penyerang andalan yang telah membuktikan kualitasnya. Icardi pernah menjadi top skorer Serie A pada musim 2014-15, dan 2017-18, serta Serie A Footballer of The Year, pada tahun 2018.

Di PSG, performa pemain berkebangsaan Argentina ini dianggap kurang memuaskan. Icardi baru mencetak 24 gol dan 6 assist dari 41 pertandingan di semua kompetisi. Pemain ini baru akan habis kontraknya bersama PSG pada tahun 2024.

Demikianlah daftar pemain PSG dengan rekor transfer tertinggi. Daftar pemain-pemain yang disebutkan diatas, semuanya merupakan penyerang. Hal ini menunjukkan PSG fokus dan serius dalam menjadikan tim dengan daya gedor luar biasa bagi lawannya.

Profil Kim Kurniawan, Pemain Keturunan Indonesia-Jerman

Profil Kim Kurniawan

Kim Kurniawan merupakan salah satu pemain yang baru-baru ini masuk ke dunia sepakbola. Ternyata terlihat jelas di profil Kim Kurniawan kalau dirinya adalah cucu dari pesepakbola hebat. Memang wajar saja karena buah tidak akan jauh dari pohonnya. Apalagi Kim merupakan salah satu pemain yang berbakat di dunia sepakbola.

Jangan salah walaupun pemain ini lahir di Jerman tetapi Kami lebih memilih Indonesia sebagai kewarganegaraannya. Pemain ini juga sempat membela beberapa klub lokal sebut saja seperti Persija Jakarta. Bukan hanya itu saja masih banyak beberapa fakta lain yang bisa didapatkan ketika membaca profilnya. Bagaimana? Penasaran?

Perjalanan Karir Kim Kurniawan

Kim Kurniawan merupakan pemain yang memiliki nama lengkap Kim Jeffrey Kurniawan yang lahir di Muhlacker, Jerman. Profil Kim Kurniawan ini lahir pada tanggal 23 Maret 1990 dan sekarang genap berusia 30 tahun. Jangan salah pemain ini memiliki tinggi sekitar 167 cm atau setara dengan 5, 5 ½ inci saja dengan berperan menjadi seorang gelandang.

Pertama kali mengawali karir juniornya di klub Karlsruher dengan bergabung sejak tahun 1996-2009. Kemudian di karir seniornya dimulai sejak tahun 2009-2010 dengan masuk di FC 07 Heidelsheim dengan 28 penampilan dan 2 gol. Setelahnya pindah ke Persema Malang sejak tahun 2011-2013 dengan 6 gol dari 30 pertandingan yang ada.

Lalu pada tahun 2013 mulai bermain futsal di Electric Cosmo PLN. Selanjutnya pada tahun 2013-2015 mulai bergabung ke Pelita Bandung Raya dengan 2 gol dan 48 kali tampil saja. Setelah itu pindah ke Persipasi Bandung Raya dengan 2 gol dan 4 kali pertandingan yang dilakukan. Kemudian pada tahun 2016 pindah ke Persib Bandung dengan 1 gol dan 24 kali tampil.

Selain pernah bermain di beberapa klub maka Kim Kurniawan juga pernah bermain di 2012 pada tim nasional Indonesia U-23 dengan 1 kali penampilan. Kemudian pindah ke tim nasional Indonesia senior dengan 1 kali penampilan di tahun 2015. Sejak kecil ternyata Kim Kurniawan sudah sering dalam bermain sepakbola.

Fakta Kehidupannya

Perlu diketahui Kim juga memiliki garis keturunan Tionghoa dan Indonesia dari sang ayah. Lalu kakeknya bernama Kwee Hong Sing yang merupakan pemain bola profesional. Saat itu kakeknya pernah membela Persija Jakarta dan tim nasional Indonesia saat musim 1950. Bahkan sejak itu tim nasional Indonesia pernah mendapatkan medali perunggu di Asian Games 1958.

Karena ingin mengikuti jejak sang kakek, Kwee Hong Sing maka Kim memutuskan untuk menjadi warga negara Indonesia atau WNI. Kemudian Kim langsung ditawarkan oleh PSSI tentang program naturalisasi pemain.

Saat itu dirinya bermain bersama kakak iparnya yang bernama Irfan Bachdim ketika sedang bermain di tim nasional Indonesia. Awalnya Kim bermain di Jerman sejak tahun 1996-2009 di klub Karlsruher. Kemudian pindah ke FC 07 Heidelsheim untuk memperkuat karir seniornya disana. Tak lama setelah itu dirinya memutuskan untuk memperkuat klub asal Indonesia.

Saat itu bergabung dengan Persema Malang, itu karena ajakan dari Timo Scheunemann yang merupakan pelatih di klub Persema Malang. Tak lama setelah itu kemudian Kim pindah ke Pelita Bandung Raya dengan pelatihnya bernama Dejan Antonic pada tahun 2013. Bahkan dirinya sering diandalkan oleh sang pelatih.

Kehadiran dari Kim Kurniawan memang membuat warna baru di kehidupan klub sepakbola. Tak heran kalau nama Kim Kurniawan semakin melambung tinggi. Hal ini terlihat jelas di profil Kim Kurniawan, disana terlihat banyak sekali pengalaman yang pernah dijalani. Wajar saja kalau banyak klub yang tertarik dengan pemain ini. 

5 Kiper Persija Terbaik Ini Memiliki Segudang Prestasi

Kiper Persija

Saat ini sepak bola telah menjadi cabang olahraga yang banyak diminati masyarakat. Menjadi anggota tim sepak bola kenamaan pun menjadi cita-cita sebagian anak-anak, termasuk menjadi seorang kiper. Salah satu klub sepak bola yang memiliki kiper terbaik di Indonesia adalah Persija. Selain ternama, kiper Persija juga terbilang handal dengan banyak prestasi.

Klub sepak bola yang didirikan pada tanggal 28 November 1928 ini juga sudah cukup banyak memiliki prestasi dan meraih gelar juara di banyak turnamen. Berikut deretan kiper Persija andalan yang memiliki segudang prestasi.

1. Hendro Kartiko

Penjaga gawang kelahiran Banyuwangi pada tanggal 24 April 1973 ini menjadi salah satu anggota andalan klub Persija. Ia memulai karirnya bersama Persija pada tahun 2005. Sebelumnya, ia melalui pengalaman dalam dunia sepak bola pada seleksi Persewangi Junior untuk menghadapi Piala Soeratin U-17.

Berbicara prestasi, Hendro memiliki sejarah kemenangan bersama PSM Makassar musim 1999 – 2000. Kala itu ia berhasil mendapatkan trofi Juara Liga Indonesia. Penobatannya sebagai kiper terbaik Indonesia di tahun 1992 tentu membawa keuntungan bagi Persija.

2. Jendri Pitoy

Pria bernama lengkap Yandri Christian Pitoy ini juga sempat membela klub Persija. Ia bergabung pada tahun 2010 namun kontraknya dengan Macan Kemayoran hanya sampai tahun 2011. Meskipun begitu, Pitoy menjadi salah satu kiper andalan yang dimiliki tim Persija.

Puncak prestasinya adalah saat ia selalu dipanggil menjadi kiper untuk membela Timnas Indonesia selama 5 tahun. Selain itu, Pitoy juga tercatat pernah meraih trofi Liga Indonesia pada tahun 2005, dan di Liga Super Indonesia tahun 2008.

3. Andritany Ardhiyasa

Kiper Persija terbaik selanjutnya adalah Andritany Ardhiyasa. Sampai saat ini Andritany masih menjadi anggota dari klub asal Jakarta tersebut. Ia mengawali karir bersama Pesik Kuningan pada tahun 2007. Sebelum membela Persija, ia sempat mencicipi karir bersama Sriwijaya FC pada tahun 2008.

Kemudian memutuskan bergabung dengan Persija pada tahun 2010.Andritany sudah mulai mencetak prestasinya pada tahun 2004, dimana ia selalu diikutkan ke dalam anggota Timnas Indonesia. Pria kelahiran 1991 ini juga turut andil dalam peraihan medali perak untuk Indonesia di ajang SEA Games 2011.

Selain itu, ia juga dipercaya oleh pelatih Alfred Riedl untuk mengisi bangku cadangan di ajang AFF Suzuki Cup. Saat itu ia berhasil membawa Timnas menjadi Runner Up. Hal ini tentu menambah deretan prestasinya dalam dunia bola.

4. Shahar Ginanjar

Shahar Ginanjar juga menjadi salah satu pemain terbaik yang dimiliki Persija. Ia sempat menggantikan posisi Andritany Ardhiyasa sebagai penjaga gawang untuk membela Timnas Indonesia. Saat itu pula ia juga berhasil membawa Persija mendapatkan juara Piala Liga 1 tahun 2018, meskipun posisinya bukan sebagai kiper utama.

Sebelum memulai karir bersama Macan Kemayoran, Shahar mengawali karir di tanah kelahirannya Purwakarta. Ia menjalani 2 tahun karir bersama Persipo Purwakarta. Setelah itu, ia melebarkan sayapnya bersama Pelita Jaya di tahun 2008 – 2011. Shahar tercatat pernah meraih gelar Juara Liga Super Indonesia tahun 2008 bersama klubnya, Pelita Jaya.

5. Galih Sudaryono 

Anggota selanjutnya ada Galih Sudaryono. Pria kelahiran tahun 1987 ini tercatat pernah membela Persija pada tahun 2011 – 2013. Sebelum bergabung dengan klub asal Jakarta tersebut, ia pernah dipercaya menjadi anggota Timnas Indonesia U-19 pada tahun 2004 – 2005.

Setelah itu, ia masih dipercaya menjadi anggota Timnas Indonesia U-23 pada tahun 2006 – 2009. Penjaga gawang satu ini ternyata pernah dinobatkan sebagai kiper terbaik di Asia Tenggara versi Goal.com. Selain dikenal memiliki semangat yang tinggi, Galih juga memiliki segudang pengalaman klub sepak bola lainnya di tanah air.

Itu dia beberapa ulasan tentang kiper Persija yang memiliki segudang prestasi. Dukungan penggemar dan pelatihan yang disiplin menjadi salah satu faktor keberhasilan klub tersebut. Tahun ini klub tersebut resmi ditunjuk PSSI untuk tampil di ajang Piala AFC 2021 yang pasti sangat dinantikan penggemar.

Ini Rumor Transfer AC MILAN yang Menarik Untuk Disimak

Rumor Transfer AC MILAN

Dalam dunia sepakbola, perubahan beberapa pemain sudah biasa terjadi. Hal tersebut dilakukan untuk meningkatkan performa pada tim sepakbola. Seperti yang baru-baru ini dilakukan oleh AC MILAN, rumor transfer AC MILAN menghiasi awal tahun 2021 untuk mengisi kekosongan pemain andalannya yang vakum karena cedera.

Dikabarkan, AC MILAN mengalami kerapuhan tim setelah beberapa pemainnya mengalami kecelakaan dalam pertandingan. Oleh sebab itu, transfer pemain pun segera dilakukan oleh AC MILAN. Diharapkan kehadiran pemain baru ini dapat memperkuat tim sepakbola asal Italia ini. Maka dari itu, rumor menyebutkan nama-nama baru yang akan  mengisi kekosongan pemain   tim ini.

1. Soualiho Meite Direkrut AC MILAN Pada Januari Ini

Rumor transfer AC MILAN yang pertama hadir pada awal Januari ini, rencananya Soualiho Meite akan direkrut AC MILAN menjadi pemain pertama kali yang direkrut oleh AC Milan setelah sebelumnya melepas Leo Duarte ke Istanbul Basaksehir. Walaupun berita ini hanya sebatas rumor.

2. Andrea Honti Akan Hengkang dari San Siro

Saat ini klub sepakbola asal Italia ini dikabarkan sedang mengalami kekeroposan karena banyaknya pemain yang cedera. Kekeroposan tersebut akan semakin bertambah dengan adanya rumor transfer AC MILAN yang menyebutkan Andrea Hottie akan segera hengkang sebagai pemain bek AC MILAN.

AC MILAN sendiri saat ini sedang mengalami krisis pemain bek, setelah Matteo Gabbia masih belum pulih atas cedera yang dideritanya pada saat ligamen ketika bulan Desember 2020 lalu. Walaupun masih sebatas rumor, namun manajer Honti mengungkapkan bahwa Andrea Honti berpeluang besar akan segera pindah ke Fiorentina.

3. Nama Pemain Baru Akan Segera Berlaga

Digadang-gadang dianggap sebagai Sergio Busquets baru dari Belgia nama tersebut menarik perhatian banyak klub Eropa untuk segera mempersuntingnya, tidak terkecuali AC MILAN. Pemain tersebut bernama Albert Sandi Lokonga, dan diprediksi akan segera berlaga di AC MILAN, dengan harapan akan menyerupai Sergio Busquets.

Albert Sandi Lokonga masih berusia 21 tahun dan dianggap mirip seperti Sergio Bosquets sewaktu masih muda. Pasalnya, Lokonga mampu bermain secara rapi dan menyerang lawan dengan menyaringnya terlebih dahulu. Cara bermainnya tersebut seperti Sergio Bousquets. Itulah sebabnya, Lokonga disebut sebagai bintang baru dari Belgia.

4. Irvan Can Kahveci akan Bergabung dengan AC MILAN

Krisis pemain gelandang di AC MILAN mengharuskan untuk menarik pemain gelandang. Nama tersebut adalah Irvan Can Kaleci yang merupakan pemain gelandang di Istanbul Basak Hussey. Kahveci disebut sebagai penghancur Manchester United. Dengan prestasinya tersebut, diharapkan dapat memperkuat tim AC MILAN.

Cukup mudah bagi AC MILAN untuk mendapatkan Irvan Can Kahveci. Pasalnya, AC MILAN telah meminjamkan Leo Duarte pada Istanbul Basaksehir, untuk 18 bulan ke depan. Dengan terjalin hubungan baik antara AC MILAN dengan Istanbul Basaksehir  mudah untuk mendapatkan Irvan Can Kahveci.

5. Mantan Pemain Bintang Juventus Akan Direkrut AC MILAN

Rumor transfer AC MILAN lainnya yaitu akan merekrut mantan pemain bintang Juventus. Walaupun masih sebatas rumor, namun Paolo Maldini yang merupakan direktur dari AC MILAN telah bernegosiasi dengan mantan pemain bintang Juventus ini. Dengan demikian, rumor tersebut akan segera terwujud.

Itulah beberapa rumor transfer MILAN. Bagi penggemar bola khususnya penggemar berat AC MILAN, perubahan pemain pada susunan pemain AC MILAN sangat menarik untuk disimak. Mengawali tahun 2021 dengan performa baru dan transfer pemain yang dilakukan oleh AC MILAN diharapkan memberi warna baru untuk klub ini.

Deretan Pelatih Bola Termahal 2021 di Dunia

Pelatih Bola Termahal

Di tengah boomingnya sepak bola, kini tanpa disadari cabang olahraga tersebut menjadi sebuah industri baru yang menghasilkan pundi-pundi rupiah fantastis. Tidak sedikit pemain atau pelatih yang bergelut di bidang tersebut mendapatkan berkahnya. Bahkan terdapat sederet pelatih bola termahal yang mendapat bayaran dengan luar biasa. Sederet pelatih bola tersebut, diantaranya yakni:

1. Diego Simeone

Siapa yang tidak kenal Diego Simeone?. Pelatih Atletico Madrid ini sukses menjalankan tugas beratnya hingga Simeone berhasil menduduki peringkat pertama pelatih bola termahal pada musim ini. El, Cholo nama panggilan akrabnya kabarnya menerima bayaran mencapai 43, 6 juta euro per musim. Gaji besarnya tersebut tentu sebanding dengan tugas yang diembannya.

Bahkan Diego Simeone berhasil menyabet gelar pelatih bola terbaik satu dekade terakhir. Simeone adalah juru taktik yang sangat mahir. Karena keterampilannya yang dimilikinya, akhirnya Simeone berhasil menggeser beberapa nama pelatih beken lainnya seperti Zinedine Zidane serta Josep “Pep” Guardiola. El Cholo juga berhasil mempersembahkan 7 trofi kemenangan bagi Atletico.

2. Pep Guardiola

Mantan pemain Spanyol yang kini menjadi pelatih bola Manchester City terkenal memiliki jurus jitu dalam menyusun strategi. Tidak hanya terkenal memiliki segudang prestasi, Pep Guardiola juga terkenal sebagai inovator bola. Berbekal prestasinya tersebut, tidak heran jika Pep Guardiola menerima bayaran yang cukup tinggi mencapai 23,28 juta euro per musim.

Sejak direkrut sebagai pelatih bola skuad The Citizens pada tahun 2016, Guardiola berhasil mengantarkan timnya meraih 8 trofi kemenangan. Pelatih bola termahal nomor 2 di dunia tersebut juga tercatat sebagai manajer tercepat dalam Liga Inggris. Pep Guardiola  berhasil menorehkan 100 kemenangan untuk skuad The Citizens hanya dalam 143 pertandingan.

3. Jurgen Klopp

Tidak mau kalah dengan pelatih bola hebat lainnya. Jurgen Klopp juga menunjukkan eksistensinya sebagai pelatih bola termahal nomor 3 di dunia. Pada musim ini, Jurgen Klopp menerima gaji dari Liverpool senilai 17,52 juta euro. Gaji tersebut sangat wajar diterima pelatih berusia 53 tahun tersebut.

Pasalnya, Jurgen Klopp berhasil mengantarkan Liverpool kembali meraih trofi Premier League 2019-2020 setelah 30 tahun. Berbekal kemahirannya meracik strategi, Jurgen Klopp juga berhasil menyabet gelar sebagai pelatih terbaik dunia dalam acara FIFA di Swiss tahun 2020. Di ajang penghargaan bergengsi tersebut, Jurgen Klopp berhasil mengalahkan Hans-Dieter Flick dan Marcelo Bielsa.

4. Jose Mourinho

Posisi pelatih dengan gaji termahal berikutnya disusul ditempati oleh Jose Mourinho. Mantan pelatih MU tersebut kini mulai lagi berkarir sebagai pelatih klub Tottenham Hotspur. Sejak bergabung dengan klub barunya pada November 2019, Jose Mourinho berhasil mengantarkan tim asuhannya menempati peringkat ke tujuh.

Mourinho merupakan pelatih yang terkenal banyak menorehkan kemenangan untuk timnya. Maka tidak heran jika pelatih bola berusia 57 tahun tersebut di musim ini mendapat gaji senilai 17,5 juta euro. Mourinho adalah pelatih yang kaya akan pengalaman mengasuh klub-klub top dunia seperti Chelsea, Inter Milan dan Real Madrid.

5. Zinedine Zidane

Zinedine Zidane berhasil menyusul keberhasilan para kompetitornya dan masuk dalam deretan 5 pelatih dengan gaji termahal. Di musim ini, pelatih Real Madrid tersebut mendapatkan bayaran senilai 16,8 juta euro. Tentunya angka tersebut sebanding dengan keberhasilannya dalam mengantarkan Real Madrid menjuarai Liga Spanyol.

Mampu mengantarkan klub raksasa Spanyol menempati singgasananya, tentunya merupakan pencapaian yang luar biasa. Mantan pemain berkepala plontos tersebut berhasil menjadi pelatih cerdas yang bekerja keras di balik kesuksesan Real Madrid meraih 11 trofi kemenangan. Sepak terjangnya di dunia persepakbolaan memang tidak perlu diragukan lagi.

Nah, itulah sederet pelatih bola dengan bayaran fantastik di dunia. Semoga ulasan seputar top 5 pelatih bola termahal tersebut bisa menambah pengetahuan dan motivasi. Terutama bagi para atlet, pelatih maupun pecinta sepak bola.

Inilah 20 Besar Peringkat Pemain Bola Terbaik Dunia Tahun 2020

Peringkat Pemain Bola

Ukuran prestasi para pesepakbola dunia dapat diketahui dengan adanya peringkat pemain bola. Dan para atlet sepak bola tersebut terus berlatih dan berjuang untuk mendapatkan posisi terhormat tersebut. Meskipun beragam versi pemain terbaik, namun penghargaan dari FIFA Ballon d’Or menjadi impian para pesepakbola dunia.

Menjadi yang terbaik merupakan harapan dan impian seorang pemain bola. Sebab prestasi tersebut juga akan diikuti dengan berbagai kesempatan untuk berlaga di berbagai klub besar maupun kejuaraan dunia. Selain itu penghasilan yang diperoleh dari atlet terbaik sangat menjanjikan. Nah, 20 besar peringkat pemain bola terbaik dunia tersebut, antara lain:

1. Robert Lewandowski Pesepakbola Terbaik Dunia

Kali ini Cristiano Ronaldo harus merelakan posisinya sebagai kandidat pemain terbaik dunia. 3 besar peringkat pemain bola dunia 2020 kali ini, cukup memberikan kejutan dengan muncul Robert Lewandowski asal Polandia. Pesepakbola yang bermain di Bundesliga serta liga Champions ini berhasil membukukan 55 gol dalam 47 pertandingannya.

Meski Kevin De Bruyne disebut-sebut sebagai salah satu gelandang sepak bola terbaik dunia. Namun prestasinya tersebut hanya mampu mengantar menjadi runner-up terbaik dunia saja. Pesepakbola asal Belgia ini hanya mampu melahirkan 13 gol dengan 20 assist.  Sementara Lionel Messi hanya mampu berada di 3 besar pemain terbaik dunia saja. Meski rekor individunya masih bagus dengan 1 gol dan 25 assist.

2. Neymar Dan Ronaldo 

Neymar pesepak bola 28 tahun asal Brazil yang kali ini merumput di PSG, Prancis, memang digadang-gadang bakal menggantikan Messi dan Ronaldo. Meski hanya bermain di 15 pertandingan, namun mampu menjaringkan 13 gol. Sementara Cristiano Ronaldo, pesepakbola 35 tahun asal Portugal berhasil membukukan 37 gol dalam 46 pertandingan. Kedua pemain ini berhasil meraih 5 besar peringkat pemain bola terbaik dunia.

3. Kylian Mbappe berada di Peringkat 10 Besar

Berhasil mencapai posisi 6 besar terbaik dunia, Kylian Mbappe tercatat membukukan prestasi 18 gol di 20 penampilannya selama musim 2019/2020.   Prestasi Virgil van Dijk sebagai bek terbaik di dunia, berhasil mengantarnya meraih posisi di 7 besar. Usaha keras Karim Benzema berhasil ditunjukkan dengan mencetak 18 gol, sehingga mengantarnya mencapai posisi 8 besar terbaik dunia.

Kepiawaian Thomas Muller dalam memimpin tim terbaik Jerman saat ini patut mendapat apresiasi dengan menjadi 9 besar terbaik. Tercatat sudah 21 assist dan 12 gol dicetaknya bersama Bayern Munchen.  Dan peringkat 10 besar diraih Sadio Mane, setelah beberapa kali menjadi pahlawan bagi Liverpool dengan 18 golnya.

4. Joshua Kimmich 15 Besar Dunia

Untuk peringkat 11 besar dunia, diduduki oleh salah satu bek terbaik Joshua Kimmich. Sementara Thiago Alcantara hanya berhasil meraih peringkat 12 besar. Dan Sergio Ramos yang baru saja meraih main belakang terbaik sepanjang masa setelah berhasil membukukan 100 golnya bersama Real Madrid. hanya mampu berada di peringkat ke-13 besar dunia.

Setelah Trent Alexander-Arnold berhasil membuktikan kemampuan dirinya menjadi kandidat bek kanan terbaik dunia. Pemain muda ini berhasil meraih posisi 14 besar terbaik dunia. Dan untuk peringkat ke-15 berhasil diraih oleh Romelu Lukaku, berkat asahan jitu dari Antonio Conte. Secara perlahan Lukaku mulai menemukan jati dirinya dengan berhasil mencetak 34 gol bersama Inter Milan.

5. Serge Gnabry 20 Besar Dunia

Peringkat 20 besar dunia sepak bola, cukup banyak melahirkan talenta—talenta muda berbakat.  Dimulai dari Serge Gnabry yang berhasil menduduki 16 besar dunia ini berhasil mengantarkan Die Roten juara di liga domestic Eropa dengan 2 golnya. 

Sementara Erling Haaland, 20 tahun pantas untuk menduduki peringkat 17 besar pemain terbaik dunia. Meskipun masih muda, pesepakbola Borussia Dortmund ini ternyata mampu mencetak 44 gol dengan 40 penampilannya. 

Mohamed Salah, pesepakbola asal Mesir ini hanya berhasil berada di 18 besar, namun perannya di Liverpool masih lumayan bagus untuk musim ini. Sementara untuk posisi 19 besar diduduki oleh Ciro Immobile, pesepakbola Lazio ini tercatat berhasil membukukan 36 gol di musim kompetisi liga Serie A Italia.  Dan untuk 20 besar diraih oleh pemain muda  Alphonso Davies, yang secara kebetulan saat ini juga berusia 20 tahun

Nah, demikianlah 20 besar peringkat pemain bola terbaik dunia di tahun 2020. Meskipun  terjadi perbedaan versi berkaitan dengan persoalan peringkat pesepakbola dunia tersebut. Namun versi FIFA lah yang dianggap paling bergengsi, sehingga para pesepakbola dunia pun berlomba-lomba mengukir prestasi untuk mendapatkan penghargaan tersebut. Semoga menginspirasi dan bermanfaat